Tue Jun 11 2024

LPSK Serahkan Bantuan Modal Usaha pada Korban Peristiwa Petrus

Diunggah oleh supervisor_humas

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyerahkan bantuan psikososial berupa modal usaha kepada korban tindak pidana Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat Masa Lalu dalam peristiwa Penembakan Misterius (Petrus) 1981-1985. Bantuan psikososial diberikan oleh Ketua LPSK Achmadi kepada 3 terlindung di Yogyakarta pada Kamis, (6/6/2024).

Achmadi mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan pemulihan kepada korban yang menjadi tanggung jawab negara yang tercantum dalam berbagai instrumen hak asasi dan UU No. 31/2014 tentang perubahan atas UU No. 13/2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.

“Bantuan ini wujud hadirnya negara melalui LPSK kepada korban. Diharapkan bantuan ini dapat mengembangkan usaha yang dijalankan korban,” kata Achmadi

Dalam memberikan bantuan rehabilitasi psikososial perkara Peristiwa Petrus, LPSK menyalurkan bantuan usaha berupa usaha kerajinan kulit, usaha laundry, usaha kuliner warung soto dan es campur. Tiap-tiap korban mendapat bantuan dana senilai Rp 5.000.000.

Achmadi menyebut, LPSK akan melakukan monitoring berkala terkait kemanfaatan dari bantuan yang diberikan. Sehingga, dengan adanya layanan tersebut terlindung mampu menjalankan fungsi sosialnya.

Bantuan rehabilitas psikososial adalah bentuk pelayananan dan bantuan psikologis serta sosial yang ditujukan untuk membantu meringankan, melindungi, dan memulihkan kondisi fisik, psikologis, sosial, dan spiritual korban sehingga mampu menjalankan fungsi sosialnya kembali.

Bantuan tersebut antara lain berupa peningkatan kualitas hidup korban lewat bantuan sandang, pangan, papan, bantuan memperoleh pekerjaan, dan kelangsungan pendidikan.

Berdasar laporan Komnas HAM, peristiwa penembakan misterius yang terjadi pada 1982-1985 telah mengakibatkan terjadinya pembunuhan di luar proses hukum (extra judicial killing), penyiksaan, dan penghilangan secara paksa. Kejadian ini dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat.

(021) 29681560
lpsk_ri@lpsk.go.id